Seperti biasa kalo udah agak nyantai, di Studio NLG (Ini situs portofolionya) suka jadi ngumpul-ngumpul ngga sengaja, entah di tempat kerjanya di kursi ato lesehan di meja briefing, ato di halaman studio yang juga berdungsi sebagai rumah di lantai dasarnya. Lintas pembahasan yang dibicarakan; keluhan, menyoal pekerjaan, masalah uang berikut pengaturannya, semua lah, yang ngga penting sekalipun.
Malem tadi di tempat kerja, saya, Fahmi (si mpunya studio), dan rekan saya yang lain (Jino, Pungki) ngariung (lagi-lagi tidak direncanakan), membicarakan prospek-prospek ke depan tentang pelebaran sayap dari studio.
Ada yang menarik di ujung pembicaraan, dan bukan masalah prospek-prospek tadi, tetapi ketika kawan-kawan termasuk saya yang agak mengeluhkan dengan kesibukan yang (sepertinya) super Padat akhir-akhir ini, Fahmi malah bilang jangan kaget, bukan tidak mungkin kalo kondisi ini bukan yang tersibuk. hmmh....
Lalu di ujung banget ada statement bahwa kesibukan ini juga mungkin tidak akan pernah berhenti, setelah selesai yang satu maka datang yang lain, muter terus...hanya ritmenya saja yang harus kita atur biar terus bisa kegarap semua.
Sejenak saya pikir, kita sebagai manusia tentu saja sampai mati pun memang tidak akan pernah berhenti terlepas dari masalah, hanya saja kita tidak usah memikirkan pusingnya dari sekarang karena pasti stressfull pisan lah, sama juga seperti tentang statemnet di ujung banget tadi. Mungkin seperti pake mobil di kegelapan, jangkauan sinarnya ngga nyampe hingga ujung jalan, tapi kalo kita terus melaju, maka sedikit demi sedikit seluruh jalan akan bisa kita lihat dan lalui juga.
Lalu ya saya setuju saja kalo kesibukan ini memang tidak akan pernah berhenti.
Selamat Bekerja buat saya!
Tampilkan postingan dengan label Miscellanous. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Miscellanous. Tampilkan semua postingan
Selasa, 13 Mei 2008
Rabu, 07 Mei 2008
MAAF KSB
Dari hati saya yang paling dangkal (hehe..) saya haturkan banyak sekali maaf kepada rekan-rekan KSB Padang, karen apada hari ini saya ngga bisa ikut hangout bersama di Jakarta, selain karena ada kerjaan yang mesti selesai dalam waktu dekat ini, duitnya juga lagi cekak nih... bahkan untuk ongkos pun masih kurang nih, saya hanya tidak tega membiarkan saya pribadi diturunkan beus di tengah jalan karena kurang ongkos. hehe...
Mungkin Jumat nanti bisa ketemu ya walopun sebentar! mungkin pas hari itu aja saya bisa menyempatkan ke Jakarta.
Mungkin Jumat nanti bisa ketemu ya walopun sebentar! mungkin pas hari itu aja saya bisa menyempatkan ke Jakarta.
Selasa, 22 April 2008
Senin, 21 April 2008
PAKAIAN HARI INI
Senin, 14 April 2008
SEDIKIT TEGANG
Wow! Barusan Boy nelepon saya untuk mengkonfirmasi/menanyakan kekurangan materi yang dia kirim beberapa hari lalu, "Ta materi yang gw kirim kurang apalagi?" hihihi..... sedikit tegang, saya khawatir aja dia kurang seneng karena dengan segala kerja kerasnya disana mengumpulkan materi tapi ternyata masih dianggap kurang, hehe...maaf Boy, tapi emang kurang, sori ya!
Tapi seandainya dia baca dulu postingan saya sebelum ini, mungkin dia akan merasa bergembira juga karena telah menolong saya. Maksudnya, dengan tidak lengkapnya materi yang dia kirim, berarti perancangan media poster peta evakuasi akan ditunda, dan itu berarti juga saya bisa lebih fokus sama ular tangga! huhuhu.....
Terima kasih boy!! HAHAHAHA...........
nb: Bantul telah positif untuk mengerjakan 2 poster evakuasi dan Bengkulu 3 poster dengan perkiraan hanya 2 yang mungkin terselesaikan. Garut dan Padang ditunda.
nb2: Tenang Boy! setelah media ular tangga kelar, kita pasti langsung bikin-bikin sketsa buat peta...hehehehehe.............. :D
Tapi seandainya dia baca dulu postingan saya sebelum ini, mungkin dia akan merasa bergembira juga karena telah menolong saya. Maksudnya, dengan tidak lengkapnya materi yang dia kirim, berarti perancangan media poster peta evakuasi akan ditunda, dan itu berarti juga saya bisa lebih fokus sama ular tangga! huhuhu.....
Terima kasih boy!! HAHAHAHA...........
nb: Bantul telah positif untuk mengerjakan 2 poster evakuasi dan Bengkulu 3 poster dengan perkiraan hanya 2 yang mungkin terselesaikan. Garut dan Padang ditunda.
nb2: Tenang Boy! setelah media ular tangga kelar, kita pasti langsung bikin-bikin sketsa buat peta...hehehehehe.............. :D
Minggu, 13 April 2008
NYOBLOS (dengan huruf miring)
Pagi tadi ada nyoblos milih Gubernur dan wakil Gubernur.
Ngomongin soal nyoblos ini sebetulnya saya ngga punya "jagoan", entahlah mungkin karena ngga ada keterikatan, maksudnya kalo dulu di PEMILU saya sempet nyoblos PAN, karena saya ngerasa "terikat" perasaan bahwa saya adalah seorang Muhammadiyah (sekarang mungkin ngga akan kayak gitu lagi, hehe..), dan di pemilihan Cagub dan Cawagub hari ini saya ngga ngerasa gitu, buat saya semua adalah orang asing, terlepas Dede Yusuf adalah bintang film yang "deru debu"nya sering saya tonton dahulu ketika masih SD.
Ada temen yang bilang jangan sampe ngga nyoblos, sayang hak suaranya ngga kepake. Ah saya pikir kalo mau kayak gitu, justru (kalo) saya ngga milih sebetulnya juga karena saya sayang sama suara saya, mendingan ngga dikasih aja, soalnya kandidatnya ngga ada yang saya "kenal", terlepas pagi tadi saya milih ato ngga, karena sesuai dengan prinsip "LUBER", hal ini harus saya rahasiakan dan oleh karena itu saya nggak mungkin dong bilang di blog ini kalo pagi tadi saya abstain. hehehe...
nb: beberapa hari sebelum hari H pencoblosan, ada bapak-bapak datang ke rumah ngasihin lembar peserta nyoblos, dengan membawa payung di tangan yang satu karena hujan, dan yang lain membawa plastik transparan berisi lembaran-lembaran HVS. Aduh mulia sekali say apikir, membuat saya berpikir dua kali untuk ngga dateng ke TPS, (setidaknya) saya ingin menghargai si bapak yang tadi. Terima kasih yah!
nb2: Kalo pagi tadi ada yang nodong supaya jangan abstain sepertinya saya bakal pilih kandidat HADE, hihi..nanggung gambling lah!!
Ngomongin soal nyoblos ini sebetulnya saya ngga punya "jagoan", entahlah mungkin karena ngga ada keterikatan, maksudnya kalo dulu di PEMILU saya sempet nyoblos PAN, karena saya ngerasa "terikat" perasaan bahwa saya adalah seorang Muhammadiyah (sekarang mungkin ngga akan kayak gitu lagi, hehe..), dan di pemilihan Cagub dan Cawagub hari ini saya ngga ngerasa gitu, buat saya semua adalah orang asing, terlepas Dede Yusuf adalah bintang film yang "deru debu"nya sering saya tonton dahulu ketika masih SD.
Ada temen yang bilang jangan sampe ngga nyoblos, sayang hak suaranya ngga kepake. Ah saya pikir kalo mau kayak gitu, justru (kalo) saya ngga milih sebetulnya juga karena saya sayang sama suara saya, mendingan ngga dikasih aja, soalnya kandidatnya ngga ada yang saya "kenal", terlepas pagi tadi saya milih ato ngga, karena sesuai dengan prinsip "LUBER", hal ini harus saya rahasiakan dan oleh karena itu saya nggak mungkin dong bilang di blog ini kalo pagi tadi saya abstain. hehehe...
nb: beberapa hari sebelum hari H pencoblosan, ada bapak-bapak datang ke rumah ngasihin lembar peserta nyoblos, dengan membawa payung di tangan yang satu karena hujan, dan yang lain membawa plastik transparan berisi lembaran-lembaran HVS. Aduh mulia sekali say apikir, membuat saya berpikir dua kali untuk ngga dateng ke TPS, (setidaknya) saya ingin menghargai si bapak yang tadi. Terima kasih yah!
nb2: Kalo pagi tadi ada yang nodong supaya jangan abstain sepertinya saya bakal pilih kandidat HADE, hihi..nanggung gambling lah!!
Jumat, 11 April 2008
DI SELA KESIBUKAN 4
DI SELA KESIBUKAN 3
Kamis, 10 April 2008
Rabu, 09 April 2008
Minggu, 06 April 2008
BLOGWALKING
Oh god! ada apa dengan saya? Oh saya, ada apa dengan kamu?
Waktu yang ngga banyak ini malah dipake buat mentok ide! kerjanya kapan?
Aduh malah blog walking pula!
rrrrgghhh.......
tapi rame euy baca postingan orang, keren-keren!
Waktu yang ngga banyak ini malah dipake buat mentok ide! kerjanya kapan?
Aduh malah blog walking pula!
rrrrgghhh.......
tapi rame euy baca postingan orang, keren-keren!
Jumat, 21 Maret 2008
BUKU-BUKU

Karena terbiasa tidak punya uang sendiri dalam jumlah banyak, biasanya orang (sewaktu punya uang sendiri) suka belanja gila-gilaan membeli ini-itu tanpa pertimbangan, dan kalaupun ada, pertimbangannya hanya karena ingin (bukan butuh). Laper mata kata orang!
Kejadian kayak gitu saya alamin juga, karena ngerasa ada uang lebih di dompet atau di tabungan, biasanya saya jadi hambur, dengan dalih "jakat" saya traktir teman-teman atau saudara-saudara, dengan alibi "ah ini mah recehan" saya beli barang-barang yang ngga begitu dibutuhkan.
Mungkin poin disini bukan kondisi saya yang harus menerima fakta bahwa dompet telah menipis di tengah bulan, tetapi dengan hampir habisnya uang di tengah bulan yang saya dapatkan adalah hanya bertambahnya berat badan saya karena kebanyakan makan, huhuhu......
Menyikapi hal itu kemarin saya alokasikan beberapa rupiah yang mungkin saja bisa lenyap tak berbekas (kecuali membekas jadi lemak di tubuh) ke bentuk buku. Lumayan lah buat referensi. Lagipula buku itu seperti investasi, manfaatnya mungkin tidak terlalu terasa sekarang, bahkan konsumsinya pun bisa kita tunda hingga beberapa waktu ke depan, tidak ada kadaluarsa. yuhuhu....
Jujur, saya bukan readaholic (ada gitu istilah kayak gitu?), kalau rate minat baca ditunjukkan dengan angka dari 0-10 (tidak suka - suka sekali) mungkin saya masih ada di level 6 atau 7 setengah lah paling bagus (karena sekarang ada beberapa buku yang sangat semangat saya baca), tapi saya akui besar sekali manfaat membaca (termasuk buku), beneran!
Ada sudut-sudut pandang baru, pengetahuan baru, dan yang jelas ada buku baru (yeyyy...ya iyya lah, masa ya iya dong!).
Ada beberapa orang yang saya kagumi sebagai personal dan atau profesional, setelah ditelusuri ternyata referensi bacaannya gila gitu, banyak banget! Umed bilang orang-orang seperti itu sepeerti perpustakaan berjalan, kayak wikipedia yang tidak usah diklik, hanya perlu perintah atau pertanyaan suara, hehehe... sori jadi berlebihan.
Tapi yang jelas, dengan menginvestasikan beberapa lembar rupiah ke dalam bentuk fisik (dalam hal ini buku) saya jadi ngejamin diri saya sendiri bahwa di tengah bulan nanti saya tidak akan menyesal mendapati diri saya dalam kondisi dompet tipis a.k.a kantong kempes, setidaknya kalo memang bankrupt, saya bisa jual lagi buku-buku yang saya beli!
Lho........?
Jumat, 29 Februari 2008
COMPLAINING ISP
Ada-ada aja nih ISP yang saya pake, udah kebiasaan kalo mau upload susah banget, padahal gambarnya cuman satu dan bahkan ngga nyampe setengah megabyte, uuurrgrghhh make me wanna bite the people in that ISP.
Jadinya post nothing this morning kecuali yang ini.
Jadinya post nothing this morning kecuali yang ini.
Sabtu, 23 Februari 2008
SABANTA LAI!
Maaf, itu judulnya bener ngga ya?
Tapi yang jelas kalo bener, itu artinya adalah "sebentar lagi", ya..projek ini secara profesional akan berakhir dalam hitungan hari, awal Maret ini semua media yang udah diproyeksikan untuk dibikin harus selesai, mudah-mudahan saja lancar.
Namun ada yang menarik menurut saya dari projek ini, bukan karena konsepnya, karena kalo secara konsep saya pikir tidak ada perdebatan lagi, projek ini KEREN. Lebih karena tawaran yang kemudian dilontarkan oleh sang Art Director kita Fahmi a.k.a Komay tentang projek "Post Project", projek yang dikerjakan bukan dalam kontrak MDR kemarin tetapi masih relevan dengan projek kemaren, aarrrghhhh....agak ribet menjelaskan post project ini.
Tapi yang penting kesediaan untuk ikut post project ini bukan atas motif kewajiban dan atau finansial, Fahmi bilang passion atau gairah, ya mungkin motif yang akan jadi titik laju untuk ikut post project adalah passion setiap individu "ngurusin" kampanye ini, hihihi..... tapi tentu saja fuinansial akan dipikirkan, hanya saja yang mengusahakan "finansial" ini ada adalah kita sendiri, para eks residen sendiri. hmmmh....
okay, saya pribadi juga berharap mudah-mudahan passion itu masih ada, seperti yang pernah saya gembar-gemborkan juga sama kawan-kawan di Padang.
dan Fahmi bilang Post Project ini adalah nilai tambah! (tentang nilai tambah ini, mungkin akan saya jelaskan di postingan yang lain, huhuhu....)
Tapi yang jelas kalo bener, itu artinya adalah "sebentar lagi", ya..projek ini secara profesional akan berakhir dalam hitungan hari, awal Maret ini semua media yang udah diproyeksikan untuk dibikin harus selesai, mudah-mudahan saja lancar.
Namun ada yang menarik menurut saya dari projek ini, bukan karena konsepnya, karena kalo secara konsep saya pikir tidak ada perdebatan lagi, projek ini KEREN. Lebih karena tawaran yang kemudian dilontarkan oleh sang Art Director kita Fahmi a.k.a Komay tentang projek "Post Project", projek yang dikerjakan bukan dalam kontrak MDR kemarin tetapi masih relevan dengan projek kemaren, aarrrghhhh....agak ribet menjelaskan post project ini.
Tapi yang penting kesediaan untuk ikut post project ini bukan atas motif kewajiban dan atau finansial, Fahmi bilang passion atau gairah, ya mungkin motif yang akan jadi titik laju untuk ikut post project adalah passion setiap individu "ngurusin" kampanye ini, hihihi..... tapi tentu saja fuinansial akan dipikirkan, hanya saja yang mengusahakan "finansial" ini ada adalah kita sendiri, para eks residen sendiri. hmmmh....
okay, saya pribadi juga berharap mudah-mudahan passion itu masih ada, seperti yang pernah saya gembar-gemborkan juga sama kawan-kawan di Padang.
dan Fahmi bilang Post Project ini adalah nilai tambah! (tentang nilai tambah ini, mungkin akan saya jelaskan di postingan yang lain, huhuhu....)
Senin, 18 Februari 2008
TURUT BERDUKA CITA
Rabu, 16 Januari 2008
D day of Pungki Arrival
Nokia 1600: "tet--tet--tettet--"
Ata: "halo.."
Pungki: "Ta, urang geus di bandara euy.."
Ata: "heueuh...maneh kaluar panto bandara nya."
Nokia 1600: "tut..tut..tuut..tut.."
Ata: "halo ki?"
Pungki: "kuumaha ta euy?"
Ata: "Urang moal bisa ngajemput, tidinya maneh teangan weh Damri, tanyakeun anu ka Andalas, Plasa Andalas"
------------------------------------------------------------------------
------------------------------------------------------------------------
------------------------------------------------------------------------
Pungki: "hah? Andalan?
Ata: "Andalas"
Pungki: "hah? Andalam?"
Ata: "Lain koplok! Andalas, plasa Andalas!!"
Pungki: "Hah. naon? Plasa Andalan? Andalam?
Ata: "Goblass, A-en-De-A-eL-A-eS. Andalas, make S"
Pungki: "oo....Hamdalan?"
Ata: "Goblog..."
Nokia 1600: "tut..tut..tuut..tut.."
---------------------------------------
-----------------------------------
---------------------------------
Ata: "halo.."
Pungki: "Ta, urang geus di bandara euy.."
Ata: "heueuh...maneh kaluar panto bandara nya."
Nokia 1600: "tut..tut..tuut..tut.."
Ata: "halo ki?"
Pungki: "kuumaha ta euy?"
Ata: "Urang moal bisa ngajemput, tidinya maneh teangan weh Damri, tanyakeun anu ka Andalas, Plasa Andalas"
------------------------------------------------------------------------
------------------------------------------------------------------------
------------------------------------------------------------------------
Pungki: "hah? Andalan?
Ata: "Andalas"
Pungki: "hah? Andalam?"
Ata: "Lain koplok! Andalas, plasa Andalas!!"
Pungki: "Hah. naon? Plasa Andalan? Andalam?
Ata: "Goblass, A-en-De-A-eL-A-eS. Andalas, make S"
Pungki: "oo....Hamdalan?"
Ata: "Goblog..."
Nokia 1600: "tut..tut..tuut..tut.."
---------------------------------------
-----------------------------------
---------------------------------
Kamis, 13 Desember 2007
Tentang CoreTeam Padang

Saya mau sedikit certa tentang Boy, dia adalah area manajer di Padang, orangnya menyenangkan memang, kalo bercerita selalu berapi-api, mungkin kulitnya yang agak gelap adalah hasil pembakaran dari api tadi, heuheu...Boy adalah orang santai di satu sisi dan tegas di sisi lainnya, kalo ngga berlebihan saya pengen bilang dia senang membela kebenaran, hehehe..... EKSPRESIF.Tapi saya ngga mau berlama-lama cerita di wilayah itu, males ntar dia jadi "ngehe" lagi, "senga" dah guah!! HAHAHA
tapi bocoran nih, berikut adalah daftar kata-kata ekpresif (selain kata "ngehe" dan "senga") yang sering dipake Boy kalo bercerita, saya catat hanya dalam satu kali dia bercerita (Gila!):
Clek..!!
tapi bocoran nih, berikut adalah daftar kata-kata ekpresif (selain kata "ngehe" dan "senga") yang sering dipake Boy kalo bercerita, saya catat hanya dalam satu kali dia bercerita (Gila!):
Clek..!!
Sruutt..!
Siyuuut...!
Sriiik....!!
Ssshhhss...!
Creet...!
Sreeett...!
Cpruut...!
Breeerrrr,,..!!
Cpluk!lukk...!
Jebreedd...!
Clukk.!
Clung..!!
(kapan-kapan lu ngobrol sama Boy, iseng2 itung deh kata-kata ekspresif nya!) hahaha/...
Sabtu, 08 Desember 2007
Definisi Padang-Angkot

Semenjak dulu sampe kemaren, kalo ngdenger kata padang serta merta otak saya mendefinisikan kata itudengan RM tiga puteri yang terletak ngga begitu jauh dengan rumah saya, ato kalo ngga berarti terpaksa saya asosiasikan dengan teman saya Yoski yang asli Padang dan rumahnya berseberangan dengan rumah saya. Ya, hanya itu pengetahuan saya tentang Padang.Tapi seperti yang saya bilang, itu dulu.. lain lagi dengan sekarang, semenjak saya menginjakkan kaki diRanah Minang dalam rangka Media Desain Residensi, dengan sendirinya otak saya memormat ulang semua definisi tentang padang. Kali ini saya senang bisa mengasosiasikan Padang dengan Sungai yang bersih,atap rumah yang selalu runcing di kedua ujungnya, dan tentu saja Angkot yang Funky abis... hehe...Angkot di Padang emang "gila" semua, ngga ada yang polos, semuanya modifikasi, darimulai bentuk sampe grafis,dan kalo kita mau make jasa angkot di Padang, sudah tentu kita bakal disuguhidengan musik di dalamnya, dugem/house music, ato kalo ngga musik-musik populer di Indonesia kekinian.Dan yang menarik adalah, ternyata bagus/tidaknya modifikasi angkot ini memengaruhi omzet mereka. yuhuu....ah Jadi inget Pimp my Ride nya MTV nih... hehe...
Sebelum bener-bener nginjakkin kaki di Padang, banyak kekhawatiran yang ada di otak saya, apalagi karena sebelumnya SMS SMS yang saya kirim ke Boy (Core team disini) ngga ada satupun yang dibales, saya takut saya nggak diterima disiniapalagi kalo ngeliat kapasitas saya yang kalo mau jujur masih "ngeraba-raba" sebenernya saya mau ngapain disini?alah.... sempet kelintas juga di kepala punya lampu ajaib buat minta Jin supaya balikin lagi waktu biar saya mikir12 kali lagi buat mutusin ikut residensi ini, hehehe..... becanda brad!
tapi setelah benar-benar tiba disini, semua bayangan buruk yang pernah bercokol di otak saya pupus semua, bayangan tentang jauhnya lokasi dari "pusat peradaban" kota sirna karena ternyata lokasi basecamp sangat dekat dengan Jalan Raya, hihi... dan yang penting Orang-orang disini sangat ramah dan itu cukup bikin kami bisa meng"quick-format"prasangka-prasangka buruk di otak.berarti sisa satu lagi kekhwatiran yaitu tentag tugas yang kami emban disini, saya dan Jino harus bisa naik level dari "ngeraba-raba" ke tingkat "memegang-megang" heuheu....
Sopir angkot: "Thanks X for pimpin' ma' ride!!"
Sampai jumpa di Posting berikutnya.

Langganan:
Postingan (Atom)








